Selasa, 17 Desember 2013

Rumah

 Aku memasuki tempat itu. Tempat yang memiliki segudang cerita tentang pertumbuhanku. Tempatku belajar akan arti hidup dan kehidupan. Tempat yang mengajarkanku makna keluarga. Dan tempat itu adalah rumahku. 

Rumah.. 3 tahun yang lalu hanya kujadikan sebagai tempat menghabiskan malam minggu. Tempat favoritku menonton pertandingan sepak bola di malam minggu. Tempat yang menyediakan sejumlah alat untuk mencuci motor kesayanganku, Barny. Tempat yang selalu kurindukan disaat jenuhnya tugas sudah meracuniku. Tempat yang membuatku belajar akan siapa aku sebenarnya. 

Rumah.. 3 tahun yang lalu masih setia dengan personil lengkapnya. Aku dan keempat saudaraku, serta kedua orang tuaku.  Tempat kami saling bertukar cerita. Bertukar ide. Bertukar candaan. Bertukar kesedihan. Dan tempat yang mengajarkan kami akan arti sebuah keluarga dan bagaimana menjaganya.
Rumah.. 3 tahun yang lalu dengan personil lengkapnya dihari minggu selalu punya cerita. Selalu punya “jiwa”. Tempat yang selalu menawarkan kenyamanan untuk hati yang tengah bermasalah. Tempat yang selalu menyambut dengan sejumlah canda tawa setiap orang yang datang. 

Rumah.. 3 tahun yang lalu.. Yaaa.. 3 tahun yang lalu. Masih jelas teringat dalam ingatanku bagaimana tempat itu masih menjadi tempat ternyaman bagiku. Masih menjadi tempat paling kurindukan. Tempat yang masih memberikan kebutuhan akan haus “ketenangan” jiwa.
3 tahun yang lalu.. Saat personilnya masih lengkap dan belum sesibuk sekarang. Rumah menjadi tempat paling kudambakan. Rumah masih setia menjadi alasan untukku kabur dari hiruk-pikuk kota Makassar. 

3 tahun yang lalu. Yaa.. 3 tahun yang lalu. Dan aku merindukan itu semua. 

Rumah sekarang tak lagi memiliki “jiwa” seperti dulu. Sekarang, Ia pincang tanpa sejumlah personil tetapnya. Kesibukan personil tetapnya membuat tempat ini bukan lagi satu tempat yang menyediakan canda tawa dan senyuman. Sekarang, ia hanya sebatas tempat persinggahan. Bahkan di hari minggupun,  tempat ini tak lagi memiliki “jiwa”nya secara sempurna seperti dulu. 

Aaahh,, sebuah perubahan yang sangat menyayat hati. Mengetahui bahwa kita tidak lagi bisa berkumpul dan bercanda ria meski itu di hari minggu.  Tidak lagi mampu berkumpul bersama diwaktu bersamaan karena jarak dan kesibukan yang memisahkan kita. 

Aaahhh,, rinduuu.. aku merindukan suasana rumah 3 tahun yang lalu. Saat kita masih (setia) menghabiskan waktu malam mingguan bersama. Tidak seperti sekarang ini. Hanya berkumpul jika hari lebaran tiba. :(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar